Tips Cerdas Penangkaran dan Perawatan LoveBird - Lawupos Santun dan Bermartabat - Lawupos Santun dan Bermartabat Tips Cerdas Penangkaran dan Perawatan LoveBird - Lawupos Santun dan Bermartabat

Tips Cerdas Penangkaran dan Perawatan LoveBird

Oleh on 23 November 2010  Dilihat sebanyak : 1,556 Kali

lovebird ungu lawupos.net:LoveBird (LB) kini lagi naik daun. Burung dengan keunggulan khas pada komposisi warna itu, belakangan jadi incaran penghobi kicauan. Sekadar melengkapi debut LB, berikut tips perawatan dan penangkaran burung manis itu dalam quistion tag.

Pertanyaan:
1. Bagaimana membedakan jenis kelamin jantan dan betinanya?
2. Umur berapa lovebird bisa dikawinkan?
3. Makanan apa saja yang harus diberikan saat perjodohan? dan bagaimana porsi pemberiannya.
4. Jenis kandang yg digunakan apakah menggunakan kandang umbaran atau per pasang?
5. Ukuran kandangnya berapa dan berapa ukuran untuk sarang?
6. Umur berapakah anakan bisa dipisah dari indukannya?
7. Kondisi tempat untuk membangun kandang ..harus terkena matahari langsung atau tidak?
8. Berapa biasanya jumlah telur yg dihasilkan?
9. Berapa lama proses pengeraman telurnya?
10. Pakan apa saja yg harus diberikan pada anakan?
Jawab:
Secara umum, LB betina berbadan lebih besar dari pejantannya. Supit udang/tulang dekat dubur kalau jantan rapat dan betina agak bercelah. Atau kalau cukup umur lihat duburnya sedikit dipijit2 kalau duburnya datar itu betina sedangkan jantannya lebih menonjol keluar. Umur 7 bulan sudah bisa kawin.

Saat penjodohan makanannya biasa saja jewawut, milet dan jagung muda 1 1/2 batang untuk sepasang.

Jenis kandang umbaran hanya untuk masa penjodohan/cari pasangan ukurannya 1X2X1.5 meter (Pxlxt) diisi sekitar 20 ekor LB beda jenis.jika sudah kelihatan pasangannya masing2 yg sudah sip (kemana-mana selalu bersama pasangannya) baru dipindah kekandang penangkaran ukuran 40x60x40 cm untuk sepasang LB dan ukuran kotak sarang (gowok) 20x25x20 cm.

Ingat jangan langsung memasukkan gowok kedalam kandang penangkaran kalau belum benar-benar pasangan yg sip sebab dalam proses pemindahan bisa saja keduanya jadi tidak mau jodoh lagi atau betengkar memperebutkan gowok tadi.jadi hati-hati kalau perlu dipantau.

Kalau saya lihat para penangkar pada umunya mereka biarkan besarkan anakannya oleh induknya sendiri,jadi kalau dilihat si anakan ini bisa makan sendiri baik jagung muda atau jewawut boleh lsg dipisah atau kalau terpaksa yaitu setelah induknya betelur lagi kira-kira umurnya 1,5-2 bulan dan dipindah kekandang pembesaran.

Sementara soal terkena matahari, nggak apa-apa seperti burung kicauan lainnya, asal sehari kira-kira kena sinar tdk lsg 2 jam aja cukup.

Untuk telor, paling sedikit 3 butir dan terbanyak 7 butir, akan tetapi yg menetas sampai besar rata-rata 3-4 butir. Masa mengeram 21 hari.
Sumber: omkicau.com

About lawupos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>