Ritual Pengesahan Warga Baru SH Terate - Lawupos Santun dan Bermartabat - Lawupos Santun dan Bermartabat Ritual Pengesahan Warga Baru SH Terate - Lawupos Santun dan Bermartabat

Ritual Pengesahan Warga Baru SH Terate

Oleh on 4 January 2010  Dilihat sebanyak : 19,203 Kali

bucengkulawupos.net: Tepat pukul 21.00, Sasana Pendadaran Padepokan SH Terate Pusat Madiun, di Jl. Merak, mendadak berubah jadi senyap. Hiruk pikuk ratusan warga berpakaian sakral, serta merta terhenti. Sungguh, satu pun tidak ada pengunjung yang berpakaian lain. Semuanya serba sakral. Pakaian hitam-hitam, bersabuk mori.

Sesaat kemudian dari pengeras suara yang dipasang, terdengar pengumuman dari pembawa acara, bahwa Ritual Pengesahan Warga Baru SH Terate 1413 H, segera dimulai.

Keheningan, menyeruak ke permukaan. Ratusan warga baru yang hendak disyahkan duduk bersila, mengitari gunungan uba rampe. Sementara, Dewan Pengecer duduk di depan. Di pusat pasewakan agung, tampak jajaran Nawa Pandito. Kemudian disampingnya pengurus pusat dan panitia pengesahan serta warga senior.

Kecuali Mas Sakti Tamat, yang berada di Jakarta, semua jajaran Nawa Pandito SH Terate hadir dalam Ritual Pengesahan Warga Baru SH Terate 1413 yang digelar di Padepokan. Mereka adalah, H. Tarmadji Boedi Harsono,SE, Drs. Moerdjoko HW, Ir. RB Wiyono, Subagyo, SE, Djunaidi,SE, Drs. HM Singgih, Drs. H.Arief Suryono dan Gunawan (Tegal).

Keheningan bertambah ritmis ketika Ketua Umum SH Terate Pusat Madiun, menuju mimbar untuk menyampaikan petuah disusul doa dan wasiat kepada Calon Warga Baru. Suasana, khusuk benar-benar terasa dalam selamatan ini.”Ritual pengesahan warga baru, dimulai dari selamatan hingga keceran. Jadi sepanajng acara, semalam suntuk, harus sacral. Harus khusuk,” ujar Ketua Umum SH Terate Pusat Madiun, H.Tarmadji Boedi Harsono,SE.

Berbeda dengan acara lain, misalnya syukuran warga baru, lanjut Mas Madji, panggilan akrab ketua umum SH Terate, tamu undangan boleh berpakaian batik atau pakaian apa saja, yang penting sopan. Tapi dalam ritual pengesahan warga baru, semua yang hadir harus perpakaian sacral. Tidak boleh tidak.

Pantauan www.lawupos.net, pengunjung yang tidak berpakaian sakral,  biasanya tahu diri. Mereka menyingkir ke luar ruang pengesahan. Atau menunggu di luar arena pengesahan.

Sebagai acuan cabang seantero Indonesia, SH Terate Pusat Madiun, tampaknya tidak main-main dalam menerapkan aturan ini. Terbukti, ritual pengesahan warga baru SH Terate DKP Madiun yang digelar di Padepokan selama hampir dua pekan, nyaris sempurna. Suasana sakral dan khusuk mewarnai sepanjang acara pengesahan.

Jadwal acara pengesahan itu sendiri di format cukup matang. Di mulai pukul 21.00 dengan mata acara selamatan, pembacaan doa serta wasiat Ketua Umum SH Terate Pusat Madiun. Tenggang waktu yang dibutuhkan untuk upacara selamatan ini tak lebih dari satu jam.

Berikutnya, waktu digunakan untuk istirahat sambari makan bersama.Sementara, calon warga baru, diminta tetap berada di dalam ruangan. Kecuali yang ingin buang air. Itu pun waktunya dibatasi.

Rampung selamatan, panitia menyiapkan perlengkapan prosesi keceran. Sementara, sambil menunggu waktu keceran yang dimulai tepat pukul 00.00, jajaran Nawa Pandhito memberikan pengarahan dan penajaman ke-SH-an pada calon warga baru. Intinya, menjelaskan makna prosesi pengesahan.

Dengan penjelasan ini, calon warga baru yang bakal disyahkan, betul-betul memperoleh pemahaman tentang prosesi yang akan dilakukan.”Di situ saya jelaskan secara rinci arti pengesahan. Jadi calon warga baru benar-benar siap menghadapi prosesi keceran. Saya tidak segan-segan mempersilakan calon warga baru yang belum siap untuk membatalkan niatnya. Jadi yang ikut pengesahan waerga baru SH Terate benar-benar orang yang sudah paham dan siap. Bagi yang tidak siap, saya persilakan keluar ruangan,” kata Mas Madji.

Benar, tepat pukul 00.00, semua calon warga baru yang bakal disyahkan masuk ke ruang pengesahan. Prosesi keceran pun dimulai. Suasana khusuk makin terasa. Tidak semua pengunjung boleh masuk ke ruang ini. Kecuali calon warga baru, pendamping dan dewan pengecer. Jajaran Nawa Pandhito pegang kendali sepanjang prosesi keceran.

Ketua Umum SH Terate Pusat Madiun, cukup selektif  memilih dewan pengecer. Terbukti, tidak semua warga Tingkat II ditugaskan menjadi dewan pengecer. Sekalipun, dimata warga, mereka terbilang senior.”Dewan Pengecer harus benar-benar mumpuni,” tegas Mas Madji.

Khusus pendamping calon warga baru, mereka hanya diperbolehkan mengantar siswanya ke dalam ruang dan mengabsen. Setelahnya, diminta keluar dari ruang prosesi keceran. Dus, sepanjang prosesi keceran berlangsung, hanya berada di ruangan hanya dewan pengecer dan calon warga baru.

lawupos.net sempat merinding mengamati prosesi keceran yang digelar di Padepokan SH Terate Pusat Madiun. Sebab, begitu prosesi keceran dimulai, suasana hening benar-benar tercipta. Waktu seakan berhenti.Di ruang prosesi keceran nyaris tak terdengar suara. Kecuali langkah Nawa Pandito dan helaan nafas panjang dari calon warga baru yang tengah menjalani prosesi keceran.

Dalam temaran berkas sinar lilin, lantunan doa munajat pada Allah, Tuhan Yang Maha Esa, seakan tampak naik membubung ke angkasa,k di sela helaan nafas panjang Dewan Pengecer dan calon warga baru.

Prosesi keceran rampung sekitar pukul 02.00. Wajah-wajah haru, serta merta menyeruak ke permukaan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian jurus kunci dank ode. Ucapan selamat merupakan pamungbkas acara yang sangat mengharukan. Tangis haru menyeruak saat warga baru bersalaman dengan pelatih dan warga yang hadir di acara sacral itu. Selamat, semoga barokah.(elpos)

About lawupos

19 Comments

  1. djk.smg

    Monday, 31 May 2010 at 11:46 AM

    Syukurlah ada PERBAIKAN dalam susunan acara dimana sambil menunggu KECERAN ada PENJELASAN/PENCERAHAN ABCnya SHTERATE. SEMOGA DILAKUKAN JUGA DI TEMPAT LAIN. Wassayang…

  2. kibe_rahma

    Saturday, 10 July 2010 at 10:55 AM

    au pngen jd wrga,,
    tpi kug szah iia??????????

  3. sunu

    Tuesday, 02 November 2010 at 9:11 AM

    itu sangat mengembirakan menjadi warga baru

  4. ari

    Wednesday, 19 January 2011 at 1:56 PM

    selamat bagi warga baru

  5. andreas eka sakti tunggul wulung

    Friday, 28 January 2011 at 1:10 AM

    Sudah saatnya PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE sadar serta kembali kepada JATI DIRI yang sebenarnya kita harus berani mengatakn yang BENAR adalah BENAR dan yang SALAH adalah SALAH ,kembali kedalam jati diri dimulai dari SEJARAH yang benar dimana tidak mengkultuskan seorang tokoh seperti saat ini seolah-olah mas Imam yang paling berjasa ,tapi INGAT beliau tk 1 siapa Dewan Pengesah dan tk 2 -3 siapa yng melatih serta mengesahkan sebagai Dewan Pengesah beliau adlh R M Soetomo Mangkoejojo tapi dalam tulisan sejarah hanya sebaris ,padahal siapa tk 3 setelah sang pendiri Bpk Kihajar Harjo Oetomo yaitu adalah RM Soetomo Mangkoejojo beliau inilah ILMU nya yang masih lengkap.disini saya sebagai penerus biologois ke 3 setelah Bapak Saya Alm Bamabang Tunggu Wulung Y berkewajiban MELURUSKAN sejarah yg dibengkok-bengkokkan.Katanya dlm tujuan PSHT adlah Mendidik manusia berbudi luhur tahu benar dan slah jadi kita harus berani jujur tanpa pamrih tidak MUNAFIK. Dimana orang SH TERATE harus berani berkata sesuai NURANI karena disitulah ROH SUCI ada dan Firman Tuhan bersemayam jadi kebenaran pasti ada itulah ilmu SH yaitu DIRI SETIANING SANUBARI.Dalam hal ini saya mempunyai kewajiban dan tanggung jawab mejaga nama besar Organisasi Persaudaraan SH TERATE supaya tidak digoyang2 siapapun dan yang berani2 mengobok2 Kepemimpinan yg sah secara Organisasi selama tidak menyimpang,melanggar AD/ART kami Anak Cucu dr RM Soetomo Mangkoejojo adalah Pengawal Setia SH TERATE dan pasti akan berhadapan dengan kami yg coba2 merongrong PSHT.

  6. novan

    Sunday, 01 April 2012 at 11:11 AM

    tinggal nunggu calonan warga . . .
    saya minta do,any biar sukses menjadi warga SH terate . . .

  7. sofia muzdalifah

    Sunday, 10 June 2012 at 5:20 PM

    aq pgen bgt jdi wrga,…. tgl 24 tes knaikan hijau ke ptih, mga lulus… Smangat bwt saudara2 que… Mga lulus cmw, i love my brother and my sister.. Sh terate ryon lumbang

  8. daryono

    Sunday, 29 July 2012 at 10:00 AM

    SH Terate adalah organisasi yg besar, dimana psht berkembang maka org disekitarnya akan merasa aman dan nyaman. smg ini bisa kita wujudkan…

  9. elvan roby

    Saturday, 25 August 2012 at 6:34 AM

    jangan anggap rmeh organisasi SHT sebab di dalamnya terkandung ilmu yang sangat besar dan tak terhingga
    salam 22 for sht tuban jawa timur

  10. Achmad Vidi Syarifudin

    Monday, 27 August 2012 at 11:24 AM

    terima kasih atas gambaran info nya ..
    dan minta doa nya ,,agar dalam tahun ini saya bisa di sah kan,,dan diberi kelancaran
    amin
    ryon waru_

  11. Melaway

    Monday, 03 September 2012 at 8:26 AM

    semakin banyak warga… semakin banyak kekacauan plus tawurannn… ga mbois blas

  12. ares terate

    Saturday, 29 September 2012 at 1:22 PM

    semat bgi warga baru

  13. Cah Zhelo

    Thursday, 01 November 2012 at 9:30 PM

    SH iku yo ngajarno Ilmu berbudi luhur, ayo berlomba-lomba ngamalmo Ilmune. Ojo sampek lali dalane. mben gak sengsoro uripe.

  14. irpha_nglegok

    Sunday, 25 November 2012 at 6:50 PM

    .akk minta doanya yhaa tgl 30.11.2012
    akk N sodra” kku di blitar menjalani pengesahan,, smoga pngesahan kami lncar tanpa ad halangan app pun.amiin

  15. AKSANA ELKHU LUKY

    Tuesday, 15 January 2013 at 1:07 AM

    PSHT CEPU MENGUCAPKAN SELAMAT DAN SUKSES BUAT WARGA BARU PSHT YANG AKAN MELAKUKAN PENDADARAN ATAU YANG SUDAH PENDADARAN SALAM SEHATI SETIA HATI TERATAI

  16. Maz Edy

    Sunday, 20 January 2013 at 3:27 AM

    Alhamdullilah, salam kanggo sedoyo panjenengan poro warga PSHT. salam sakeng PSHT cabang Deli Serdang Sumut

  17. teguh susilowati

    Sunday, 20 January 2013 at 11:19 PM

    Salam persaudaraan…
    Ingin rasanya bertemu dengan dulur2 SH Terate ?a?? ada di jakarta,tapi dimana ya alamat padepokannya? berhubung saya orang baru di jakarta.
    Wassalam…

  18. Hardie

    Thursday, 06 June 2013 at 8:19 PM

    Aku pengen buanget dadi warga PSHT latih aku ndang

  19. Sitha

    Sunday, 19 January 2014 at 4:48 PM

    Salam persaudara.an ..
    Aku kgen ma swdra psht..
    Pgen brtmu kalian..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>