Penerima SK PNS Palsu Datangi BKD Kabupaten Madiun - Lawupos Santun dan Bermartabat - Lawupos Santun dan Bermartabat Penerima SK PNS Palsu Datangi BKD Kabupaten Madiun - Lawupos Santun dan Bermartabat

Penerima SK PNS Palsu Datangi BKD Kabupaten Madiun

Oleh on 27 October 2010  Dilihat sebanyak : 250 Kali

pendopo kab madiun lawupos.net:Nasib korban penerima SK PNS yang diduga palsu, kian tak menentu. Mereka tadi pagi, Rabu (27/10/2010) mendatangi Kantor Badan Kepegawaian (BKD) Kabupaten Madiun. Mereka hadir, berdasarkan surat perintah dari BKD Prov. Jatim yang juga diduga palsu.

Jumlah korban yang menghadap ke BKD Kab Madiun sebanyak 21 orang dari 22 orang penerima SK palsu. Mereka membawa surat perintah BKD Provinsi Jatim yang diduga palsu. Isu surat tersebut, meminta kepada korban untuk melakukan koordinasi dengan BKD Kabupaten Madiun. Surat itu juga dialamatkan kepada Bupati dan Walikota se Jawa Timur.

Sekilas surat perintah dari BKD Prov Jatim terlihat asli. Sebab disitu juga tertera tanda tangan Kepala BKD Prov Jatim Dr. H. Akmal Budiyanto, SH, M.Hum, M.Si. Namun jika dicermati lebih dalam lagi, ada kejanggalan di dalamnya. Yakni penulisan gelar Kepala BKD Prov Jatim.

Dalam surat resmi asli yang dikeluarkan pihak BKD Prov Jatim, gelar H Akmal Budiyanto, tak menggunakan M.Hum. Hanya Dr.H.Akmal Budiyanto,SH,M.Si.

Untungnya pihak BKD Kabupaten Madiun sudah mendapat informasi soal keberadaan SK PNS palsu yang beredar di lingkup Kabupaten setempat. Kehadiran mereka diterima Kabid Pembinaan Data dan Pemberhentian BKD Kab Madiun, Diah Penta K.

Kapada korban dijelaskan, bahwa baik SK maupun surat perintah koordinasi yang diterima korban, diduga palsu. Dasarnya, surat resmi dan asli yang dikeluarkan Kepala BKD Prov Jatim, tertanggal 27 September 2010. Isinya, BKD Provinsi Jatim tidak pernah mengeluarkan surat perintah dimaksud. Apalagi tujuannya untuk pemberkasan PNS.

“Mereka sudah kami jelaskan, bahwa SK dan surat perintah koordinasi dengan BKD Kabupaten Madiun yang diterima itu diduga palsu,” ujar Diah Penta K kepada wartawan. Pihaknya sempat menunjukkan surat perintah koordinasi dari BKD Prov Jatim yang diduga palsu dan surat resmi asli yang dikeluarkan pihak BKD Prov. Jatim.

Seperti diberitakan, puluhan SK PNS palsu diduga beredar di lingkup Kabupaten Madiun. BKD setempat mencatat sudah mendeteksi 22 lembar SK PNS palsu dari 7 kementerian. Korban rata-rata telah mengeluarkan uang Rp 25 juta lebih untuk mendapatkan SK yang diduga palsu itu.(elpos)

About lawupos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>