Kroto Mesin Uang Langka Peminat

kroto2lawupos.net:Kroto alias telur semut, sungguh, merupakan sektor agrobisnis menjanjikan. Segmen pasar terbuka luas. Permintaan tinggi. Tapi stok masih mengandalkan alam. Peternak kroto, masih jarang jika tidak mau menyebut tidak langka.

Pengamatan lawupos.net di Pasar Burung Srijaya Madiun, saban hari permintaan berlimpah. Penggemar burung ocehan, segmen tetap kroto, selalu berebut. Berapa pun harganya, pasti ludes.

Ibaratnya, kroto boleh dibilang bisa dijadikan mesin uang. Penggemar burung ocehan, merupakan pemasok uang yang tak bakal ada habisnya.

Tapi sejauh ini, pedagang kroto setempat mengandalkan stok dari pamasok. Pihak pemasok sendiri, masih tetap mengandalkan alam. ‘Mereka mencari di hutan atau di alam bebas,” ujar Pak Bob, pedagang kroto di Pasar Burung Srijaya.

Dampaknya, jika alam lagi tak bersahabat, harga kroto meroket, tembus Rp 150 ribu/Kg. Dalam kondisi normal hanya dalam kisaran Rp 60 ribu hingga Rp 75 ribu/Kg.

Pertanyaan mendasar, kenapa sektor agrobisnis yang satu ini masih langka peminat bahkan belum ada yang melirik. Padahal, budidaya kroto relatif sederhana. Taruh tulang belulang di bawah pohon dan tunggulah beberapa hari, ribuan bahkan jutaan semut bakal tinggal disitu.(elpos)

23 Comments
  1. Chairuddin Pane
  2. agus sartono
  3. toyo
  4. hayat
  5. zulgafar
  6. ve_by_link
  7. tommy
  8. x tool
  9. Android Phone Tips
  10. dodit
  11. Kateno Sunu Pamungkas
  12. lina
  13. Zu Ra
  14. dony panic
  15. Prabowo
  16. orox
  17. endang
  18. endang
  19. haris
  20. wolf
  21. rizal mujtahid
  22. ari
  23. ari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *