Home » Ekonomi » Wilayah Madiun Panen Banjir dan Tanah Longsor

MADIUN-lawupos.net:Hujan deras dan angin kencang yang mengguyur wilayah Madiun dan sekitarnya menyisakan bencana. Banjir bandang terjadi di Magetan dan Ngawi. Longsor menimpa wilayah Pacitan. Menyusul itu, puluhan rumah tergenang dan rusak berat. Akses trans antar wilayah terputus.

Di Magetan, misalnya, akibat luapan Kali Gandong sejumlah jembatan penghubung antar wilayah hancur.

Jembatan Mojopurno, penghubung transportasi Madiun-Magetan ambles. Tanah pondasi jembatan tergerus arus. Meski  masih bisa dilalui, pengguna jalan musti ekstra hati-hati.

Kondisi serupa terjadi di jembatan Tugu penghubung arus lalu lintas di Kecamatan Mojopurno dengan warga di Kecamatan Kota Magetan.

Mengantisiapasi jatuhnya korban, warga memasang rambu-rambu dan pembatas di sepanjang tanah yang amblas.

Selain menggerus pondasi jembatan, luapan Kali Gandong juga menggenangi puluhan rumah warga.

Banjir bandang juga menimpa Ponorogo. Sejumlah ruas jalan di Kota Reog tergenang banjir. Tinggi genangan di pusat kota mencapai 30 cm. Genangan juga terlihat di persawahan.

Banjir juga mengakibatkan puluhan hektar tanaman padi milik warga tergenang air. Jika kondisi ini berlangsung lama, petani   terancam gagal panen.

Longsor terjadi di Pacitan, Jawa Timur. Sebuah tebing sekitar 10 meter,  ambrol dan menutup jalan alternatif dari Pacitan, Jatim – Purwantoro, Wonogiri, Jateng. Kurangnya peralatan, menyebabkan proses pembersihan material longsor sulit dilakukan.

Longsor ini terjadi di desa Jetis, Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan. Material longsor menutup sebagian badan jalan. Akibatnya jalur Pacitan – Purwantoro putus.(elpos)

Tampilkan Berita ini di Facebook Anda

No comments yet... Be the first to leave a reply!