Israel Langgar Wilayah Pendudukan

Jerusalem.okelawupos.net:Israel mengumumkan pembangunan 1.600 rumah baru di Jerusalem Timur. Upaya ini merupakan bentuk nyata pembangkangan Israel terhadap kesepakatan wilayah mendudukan dengan Palestina. Kuat diduga, Israel ingin mempermalukan Amerika Serikat dengan kebijakannya ini.

Langkah tersebut membuat marah warga Palestina mengingat pemimpin mereka baru-baru ini sepakat untuk membuka kontak dengan Israel karena didesak Biden.

Waktu pengumuman itu juga bisa mempermalukan Presiden Barack Obama.

Komunitas internasional menganggap Jerusalem Timur, yang direbut Israel pada 1967, sebagai wilayah pendudukan.

Dan pembangunan di wilayah pendudukan tidak diizinkan berdasarkan undang-undang internasional namun Israel menganggap Jerusalem Timur sebagai wilayahnya.

Di bawah tekanan Amerika Serikat, Israel sudah mengumumkan penundaan pembangunan baru selama 10 bulan di Tepi Barat.

Namun penundaan itu tidak mencakup wilayah Jerusalem Timur, yang diinginkan Palestina sebagai ibukotanya.

Masih diperlukan sejumlah persyaratan dalam perencanaan pembangunan sebelum proyek itu bisa dimulai dan diperkirakan pembangunan baru dimulai sedikitnya dua tahun lagi.

Jurubicara Otorita Palestina, Nabil Abu Rudeina, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa keputusan itu berbahaya dan bisa menghambat perundingan.

“Kami melihat keputusan membangun Jerusalem Timur sebagai penilaian bahwa upaya Amerika telah gagal bahkan sebelum perundingan dimulai sama sekali.”

Wakil Presiden Joe Biden merupakan pejabat tertinggi dari pemerintahan Obama yang berkunjung ke Jerusalem.

Dalam konperensi pers bersama dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sebelum pengumuman pembangunan ini, Biden mengatakan ada momentum bagi kesempatan nyata untuk perdamaian antara Palestina dan Israel.

Biden menyambut baik kesepakatan kedua pihak belum lama ini untuk memulai perundingan tidak langsung dan mengatakan Amerika Serikat akan mendukung mereka yang mengambil resiko untuk mencapai perdamaian.

Dia mengharapkan perundingan tidak langsung itu akan mengarah pada pertemuan langsung yang bisa mengarah pada tercapainya solusi dua negara Israel dan Palestina yang hidup berdampingan secara damai.

Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, George Mitchell, yang akan terbang bolak balik untuk bertemu Palestina di Ramallah dan Israel di Jerusalem.(bbc/ist)

Filed Under: Politik

Tags:

Tinggalkan Komentar disini




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.


Baca juga Berita di bawah ini :

  • » Kepala DPU Kabupaten Madiun Mengundurkan Diri
  • » Presiden Soal Hubungan Indonesia-Malaysia
  • » Besok, Presiden Akan Sampaikan Penjelasan Langsung Tentang Insiden Malaysia
  • » Tetap Pertahankan Pendopo untuk Rumdin Bupati Madiun
  • » SBY Segera Tanggapi Pernyataan PM Malaysia