Home » SH Terate » SH Terate Kukuhkan Nawa Pandita

mas maji hitamlawupos.net-MADIUN: Ketua Umum SH Terate Pusat Madiun akhirnya menunjuk sembilan orang pendekar senior untuk menduduki posisi “Nawa Pandita SH Terate”. Mereka adalah pendekar sepuh SH Terate militan yang baik kredibilitas dan kesetiannya telah teruji. Sembilan pendekar senior ini bertugas mengendalikan organisasi secara kolektif.

Nawa Pandita merupakan istilah yang dipakai SH Terate untuk menyebut sembilan pendekar senior yang duduk di jajaran kepengurusan pusat. Tugas mereka secara kolektif memformat pengembangan organisasi baik pada sisi professional maupun sisi ideal. Sisi professional menyangkut keorganisasian. Sedangkan sisi ideal menyangkut ajaran kerakhanian atau ke-SH-an.

Kesembilan pendekar senior yang ditunjuk menempati posisi Nawa Pandita SH Terate, masing-masing, (1)  Drs. Moerdjoko HW (Ketua I SH Terate Pusat Madiun, beralamat di Kota Madiun. (2) Ir. RB Wiyono (jajaran pimpinan SH Terate Pusat Madiun, beralamat di Yogyakarta). (3) Drs. Subagyo (Sekretaris SH Terate Pusat Madiun, beralamat di Kota Madiun. (4) Drs. Djunaedi (Bendahara  SH Terate Pusat Madiun, beralamat di Kabupaten Madiun). (5) Drs. H. M. Singgih (jajaran pimpinan SH Terate Pusat Madiun, beralamat di Kota Madiun).(6) Drs. Isoebiantoro (jajaran pimpinan SH Terate Pusat Madiun, beralamat di Kota Madiun).(7) Gunawan (jajaran pimpinan SH Terate Pusat Madiun, beralamat di Tegal, Jawa Tengah. (8) Ir.Sakti Tamat (jajaran pimpinan SH Terate Pusat Madiun, beralamat di Jakarta).

Sedangkan Nawa Pandita SH Terate yang kesembilan sekaligus juga sebagai Pimpinan Nawa Pandita adalah H. Tarmadji Boedi Harsono,SE (Ketua Umum SH Terate Pusat Madiun). Peletakkan nomor urut ini dimaksud hanya untuk mempermudah penyebutan nama. Tidak berpengaruh pada posisi jabatan.

Sebab, seperti diungkap Mas Madji, panggilan Ketua Umum SH Terate Pusat Madiun, masing-masing pendekar yang masuk dalam jajaran Nawa Pandita punya tugas dan tanggung jawab sepesifik sesuai dengan tingkat keilmuan dan keahliannya. “Jadi masing-masing punya tanggung jawab di bidangnya,” ujar Mas Madji, Sabtu (19/12).(elpos)

Tampilkan Berita ini di Facebook Anda

9 Responses to “SH Terate Kukuhkan Nawa Pandita”

  1. APA BEDANYA? Terus apa perbedaannya dngan struktur organisasi SHT yang dulu dengan yang ini (“Nawa Pandita”)??

  2. Smoga PSHT tetap jaya!

  3. Kapan ada pandita yang mewakili TIMUR-TENGAH-BARAT ato wilayah2 spt papua-sulawesi-kalimatan-dll..

  4. Syukurlah. Paling tidak sudah ada pemimpin defintif organisasi. ndak enaklah yau klo jaman sakini mencanangkan “organisasi” kok hanya SATU pemimpinnya. klo jaman dulu NAWA AKSARA itu pidato Bung Karno didepan SIDANG MPR(S) untuk pembelaan diri menghadapi TUDUHAN/HUJATAN PENYELEWENGAN, lha klo NAWA PANDITO itu mirip susunan WALI-SANGA, yg jadi SESEPUH sunan Ampel yg memang pertama/paling sepuh mengembangkan agama islam. Cuman istilah Pandito itu…… ndak pas/sesuai dengan faham nJAWA, dan istilah dalam SHTERATE.Wassayang

  5. psht slslu jaya

  6. Danang.AE says; Saturday, 14 August 2010

    Salam Persaudraan.Mga Sh Terate sllu jya n abadi slma lmx

  7. wawang mudjiwalujo Wednesday, 01 September 2010

    Yang penting itu bukan nama teori tetapi praktek, bagaimana seorang warga bisa memayu hayuning pribadi, rahayuning rt, rahayuning rw, rahayuning desa,kec.kab, saha nusantara sehingga bisa menjadikan rahayu ning bawana secara nyata.

  8. Apapun itu namanya bagi saya tdk penting yang jelas harus benar2 bisa dipertanggung jawabkan ILMU SH nya krn memakai nama Pandita itu harus benar mendito hati – pikir nya artinya cipta,rasa nya benar2 menep tidak memikir ke DUNIAWI an tapi untuk umat, yakni bisa ngomongi,nglakoni ngawaki dalm kehidupan krena semua ini ada tanggung jawabnya kepada sang Pencipta.

  9. TIADA YANG SETIA SESETIA SETIA HATI TERATE