
Ilustrasi (ist)
MADIUN-lawupos.net:Omset warnet di Madiun dan sekitarnya, naik tajam selama Ramadhan. Pelanggan kebanyakan adalah anak usia SMA ke bawah. Mereka menghabiskan waktu puasa di depan layar internet sambari ngabuburit.
Sejumlah pengusaha jasa layanan persewaan internet di Madiun sepakat mengiyakan kenyataan ini. Namun untuk tingkat kenaikannya, cukup beragam. “Jujur, kenaikannya mencapai lima puluh persen,” ujar Agus, pengusaha warnet di Kota Madiun.
Sayangnya, hampir semua pengusaha warnet yang dihubungi enggan menyebut omset perolehan selama Ramadhan. Mereka hanya melontarkan data kenaikan dalam prosentase. Yakni antara 30 hingga 50 persen.
Kondisi itu berlangsung sejak awal Ramadhan, hingga hari ini. Saking, larisnya, tidak jarang sejumlah warnet menolak pelanggan lain, lantaran KBU yang disediakan penuh. Klimak kehadiran pelanggan antara pukul 14.00 hingga 17.00. “Kebanyakan memang ABG dan anak-anak yang ngabuburit,” ujar Bayu, pengusaha warnet lainnya.
Meski naik tajam, rata-rata pengusaha warnet enggan menambah jumlah KBU. Pasanya, tingkat kenaikan ini hanya berlangsung sporadis dan tidak konstans. “Paling habis Ramadhan sudah kembali normal seperti biasanya”, lanjut Agus. (elpos)

No comments yet... Be the first to leave a reply!